0


Matheryn Naovaratpong adalah satu-satunya manusia termuda yang dibekukan dan diawetkan di dunia. Gadis cilik ini mengidap suatu penyakit berat yakni tumor otak yang kemudian membawanya dalam kematian pada tahun 2015 yang lalu. Sebelum menemui ajalnya, gadis menggemaskan yang berasal dari Thailand ini telah menjalani serangkaian proses pengobatan dan operasi. Diantaranya adalah 20 kali pengobatan kemoterapi, 12 putaran operasi pada otak, 20 kali terapi dengan menggunakan radiasi dan lain sebagainya. Dengan menjalani serangkaian operasi pengobatan berbulan-bulan lamanya ini, balita yang menghembuskan napas terakhirnya di usia 2 tahun ini kemudian meninggal setelah segala alat pendukung kehidupannya dicabut dan dimatikan

Diketahui pada hari kematiannya yang terjadi tanggal 8 Januari 2015, Matheryn Naovaratpong telah kehilangan fungsi otak bagian kirinya sebesar 80 persen, sehingga tubuh bagian kanannya mengalami kelumpuhan total yang amat parah! Sejak kematiannya itulah, jasad Matheryn Naovaratpong diterbangkan ke Arizona untuk diletakkan di Alcor yang dikenal sebagai pusat pembekuan manusia. Balita ini pun dibekukan dengan kondisi tubuh serta otak yang dipisah dan ditaruh dalam tangki yang bersuhu -196o C! Kedua orang tua Matheryn berani memutuskan pilihan berat ini dengan alasan bahwa kelak mereka berharap dengan kemajuan teknologi serta ilmu pengetahuan manusia, anaknya dapat dihidupkan kembali atau paling tidak sel-sel otak anaknya dapat dijadikan penelitian agar penyakit yang diidap anaknya dapat dipelajari di masa yang akan datang

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top