0

100 RIBU PENGEMUDI OJEK ONLINE MENGADAKAN AKSI PROTES KE DPR

100 RIBU PENGEMUDI OJEK ONLINE MENGADAKAN AKSI PROTES KE DPR


Ketua Asosiasi Pengemudi Transportasi dan Layanan Online Indonesia Igun Wicaksono mengatakan, demo ojek (ojek) akan diadakan lagi pada hari Senin, 23 April. "Permintaan masih sama, merasionalisasikan tarif dan meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk merevisi UU No. 22/2009," kata Igun pada Rabu, 11 April.

Tindakan tersebut merupakan tanggapan atas pernyataan Grab Indonesia Managing Director Ridzki Kramadibrata yang mengatakan dia tidak akan menaikkan tarif.

Menurut Ridzki, kenaikan tarif berpotensi mengurangi pendapatan para pengemudi. Namun, Grab akan berusaha meningkatkan pendapatan para pengemudi. Selain itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan dia tidak bisa memaksa perusahaan aplikasi naik-naik untuk menaikkan tarif. Budi tidak akan campur tangan dalam menentukan tarif.

Menurut Igun, aksi masif ini akan dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dan berpusat di Jakarta, tepatnya di depan Gedung DPR (gedung MPR / DPR). Dia memperkirakan akan dihadiri oleh 1,5 juta pengemudi ojek online.

Igun mengatakan pengemudi ojek online ingin mengadu ke DPR karena upaya pemerintah dianggap tidak maksimal. Mereka akan meminta DPR untuk merevisi UU No. 22/2009 agar taksi sepeda motor online diakui sebagai moda angkutan umum roda dua.

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top