0

“ kapan menikah “ adalah pertanyaan umum yang sering sekali didengar bagi laki laki lajang di usia 20 tahun ke atas, kebanyakan orang yang lama sendiri tidak bisa menjelaskan mengapa sampai saat ini jodoh mereka belum datang, bisa jadi ini disebabkan karena masalah takut melakukan
Suatu komitmen atau memang belum waktunya bertemu orang yang tepat bagi nya, namun ada
juga di lain sisi alasan yang lain yang tanpa kita sadari membuat kita menjadi sedikit sulit
menemukan belahan jiwa, yaitu sebuah menyabotase diri sendiri
Menurut seorang psikolog melanie schiling, menyabotase diri sendiri bisa diartikan sebagai
cara aktif meremehkan dan menutup sebuah peluang untuk kita melakukan interaksi sosial
atau pun potensi bertemu orang baru yang tidak kita kenal dan baru pertama kali ktia ketemu
maupun berkenalan
Bahkan jika kita merasa memang ingin hidup tanpa pasangan, semua nya mungkin disebabkan
karena sebuah tindakan sendiri, menurut schiling para lajang sering kali menyalahkan faktir
eksternal dalam hidup nya contoh nya menyalahkan cuaca panas atau macet nya sehingga
Membuat mereka malas untuk datang ke sebuah undangan acara, dimana intinya dia kebanyakan
sabotase diri adalah rasa takut, dapat di mengerti bahwa banyak orang yang menahan diri demi
melindungi diri sendiri agar tidak terluka, ini yang paling terutama disebabkan oleh rasa takut

Terhadap sebuah penolakan dan keinginan nya untuk menghindari rasa patah hati, “ sering kali
ketika seseorang secara emosional terluka di masa lalu, wajar sih mereka lebih memilih hidup
sendiri dalam waktu beberapa lama karena mereka tidak ingin kejadian lampau terulang kembali “
Banyak juga orang yang tanpa sadar menyabotase peluang mereka menemukan cinta karena
ada nya keyakinan negatif, seperti merasa lebih baik saat mereka hidup sendiri, takut menjadi
korban perselingkuhan lagi, dan berpikir tidak punya waktu untuk menjalin suatu hubungan asmara
Secara umum nya kita memang belum siap menjalin suatu hubungan asmara jika masih memegang
beberapa keyakinan yang sudah ktia buat jauh sesudah kita disakiti oleh pasangan kita sendiri
lalu apa yang harus kita lakukan untuk keluar dari itu semua ?
Ini mungkin sebuah klise, tetapi schiling percaya ada banyak yang bermanfaat untuk belajar
mencintai diri sendiri sebelum kalian dapat mencintai kembali orang lain yang menurut kalian
pantas menerima cinta kalian itu

“ intinya belas kasih dan kesadaran diri adalah suatu langkah pertama dalam menarik kembali dan mengembangkan hubungan positif kalian terhadap orang lain, buka lembaran baru dan lanjutkan tugas kalian, dapatkan orang yang memang sudah menjadi jodoh kalian “ ucap schiling

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top