0


Gunakan 4 cara ini untuk menghadapi pasangan yang komplain melulu. Pakai trik komplain balik, ajak bicara dengan kepala dingin, atau jujurlah mengungkapkan rasa keberatanmu karena dikomplain terlalu sering.

Namanya juga dua individu berbeda. Kepribadian di antara pasangan pasti berbeda juga. Pola pikir dan cara menghadapi situasi sudah pasti banyak bedanya. Kalau sudah begini pasti bakal ada konflik kecil, terutama kalau pasangan termasuk orang yang tak segan komplain.

BACA JUGA : MENGUPAS MANFAAT SENJATA SS M4 CARBINE SEBUAH SENJATA SERBU YANG AKAN DI PAKAI AKSI 22 MEI 2019

Punya pasangan yang sedikit-sedikit komplain memang bisa bikin stres. Tapi ada beberapa tips yang bisa kamu coba untuk mengatasinya.

1. Pasang Timer

Ini bisa dijadikan kesepakatan bersama. Misal, boleh komplain atau ngomel tapi maksimal hanya satu menit dalam satu waktu. Setelah itu harus kembali tenang apapun yang terjadi. Setidaknya dengan cara ini kita juga membantu pasangan untuk bisa lebih mengendalikan dirinya.

2. Pakai Trik Komplain Balik

Cara yang satu ini bisa cukup menarik untuk dicoba. Biar dia tahu rasa betapa menjengkelkannya menghadapi orang yang komplain terus, kita bisa membuatnya merasakan apa yang kita rasakan. Saat dia komplain terhadap sesuatu, kita bisa 'menyerang balik' dengan komplain soal hal lain. Tapi hati-hati saja sih, jangan sampai jadi kebablasan memicu pertengkaran hebat.

BACA JUGA : BERIKUT SPOT TERBAIK UNTUK MENIKMATI LIBUR LEBARAN FAVORIT MILENIAL DAN WAJIB MASUK WISHLIST NIH

3. Ajak Bicara dengan Kepala Dingin

Coba arahkan apakah situasi atau keadaan yang dikeluhkan bisa diubah atau tidak. Jika masih bisa diubah, maka langkah pertama apa yang perlu diambil. Tapi jika tidak bisa diubah, arahkan untuk bisa menerima kenyataan yang ada tersebut. Kadang dia hanya butuh disadarkan bahwa segala sesuatunya selalu memiliki alternatif. Jadi, nggak harus membuat kita capek sendiri dengan selalu mengeluhkan keadaan yang ada.

4. Jujur dengan Perasaan Kita

Bila sudah melebihi batas, kita juga bisa jujur dengan yang kita rasakan. Katakan bahwa kita tak nyaman atau kadang terganggu dengan sikapnya yang banyak mengeluh. Saatnya untuk menjadi pribadi yang lebih dewasa lagi.

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top