0

PENGELOMPOKAN PELANGGAN PLN DAPAT MEMICU INFLASI NAIK

PENGELOMPOKAN PELANGGAN PLN DAPAT MEMICU INFLASI NAIK

Saat ini pihak Badan Pusat Statistik (BPS) sudah memperingatkan kalau pengelompokan ulang pelanggan listrik PLN dapat mendorong inflasi naik, meski tidak akan ada kenaikan tarif. Yunita Rusanti yang selaku deputi statistik, distribusi dan layanan BPS mengatakan "Meski tarif listrik tidak akan meningkat, pengelompokkan pelanggan akan mendorong konsumsi listrik karena dengan kebijakan tersebut mereka akan menerima tenaga listrik yang lebih tinggi", ujarnya.

Dirinya pun tidak bisa menyebutkan rincian pada perkiraan agensi karena hal ini bergantung pada bagaimana pengelompokan ulang akan dilaksanakan oleh pemerintah, namun dia mengatakan mayoritas pelanggan PLN menerima 900 (volt-ampere) VA dan 1.300 VA, dan kekuatan listrik mereka akan meningkat menjadi 5.500 VA.

Memang sebelumnya Arcandra Tahar yang merupakan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral pun mengatakan, kebijakan tersebut dimaksudkan untuk mendorong pelanggan memanfaatkan listrik yang telah diproduksi oleh PLN.

Sofyan Basir yang selaku Direktur Utama PLN mengatakan setelah melakukan regrouping, pelanggan dengan 1.300 VA, 2.200 VA, 3.500 VA dan 4.400 VA akan dapat mengakses 5.500 tenaga listrik VA, sedangkan tenaga listrik pelanggan dengan 900 VA, baik yang bersubsidi dan tidak disubsidi. , serta pelanggan bersubsidi dengan 450 VA, akan tetap tidak berubah.

Tapi untuk belakangan ini, juru bicara PLN I Made Suprateka menyatakan, perubahan tenaga listrik menjadi pilihan bagi pelanggan, yang berarti pelanggan bisa menolak perubahan tersebut

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top