0



Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan partainya masih berupaya membangun koalisi bersama Gerindra, PAN, dan PKS dalam Pilpres 2019 mendatang.

Namun, hingga kini hal itu masih terhambat atas keinginan PAN dan PKS soal calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto.

Padahal, kata Syarief, Demokrat sudah sejak awal meyarankan untuk menyerahkan penentuan cawapres kepada Prabowo Subianto.

Namun, Syarief pun optimistis bahwa Demokrat tetap akan mendapat tiket untuk mengusung calon Presiden serta Wakil Presiden di Pemilu 2019 mendatang.

Saat di tanya apakah rasa optimistis itu lantaran Demokrat merasa cukup hanya berkoalisi dengan Gerindra untuk mengusung pasangan capres-cawapres, Syarief membenarkan.

"Iya" jawab Syarief saat ditanyai hal itu

Di DPR, Demokrat memiliki 61 kursi (10,9 persen) dan Gerindra 73 Kursi (13 Persen) debgab total 134 kursi (23,9 persen).

Jumlah itu telah melewati syarat minimal dari ambang batas presidensial, yakni 112 kursi atau sekitar 20 persen.

Namun, Syarief meyakini hambatan koalisi dengan PKS dan juga PAN masih dapat diselesaikan melalui pertemuan-pertemuan selanjutnya.

"Mungkin besok ada lagi. Dalam satu malam juga bisa berubah," lanjut

Syarief pun sebelumnya menilai belum ada kemajuan yang berarti dalam koalisi bersama Gerindra, PAN, dan juga PKS untuk Pilpres 2019 mendatang.

Hal itu juga disampaikan Syarief menanggapi pertemuan Pimpinan Gerindra dengan PAN dan juga PKS ihwal rencana untuk membangun koalisi dengan Demokrat

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top