0

Menhub Mengingatkan Grab Pada Sistem Rekrutmen

Menhub Mengingatkan Grab Pada Sistem Rekrutmen

Kementerian Perhubungan mengancam akan memberikan sanksi yang lebih ketat kepada Grab Indonesia. Grab , aplikator penyedia layanan transportasi online telah menerima peringatan tertulis setelah sejumlah kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh mitra pengemudi kepada pengguna layanannya.

"Itu tidak berarti kita tidak bisa lebih tegas," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, Selasa, 20 November.

Sidang diadakan pada hari Senin, 19 November, sebagai upaya oleh pemerintah untuk menekan Grab dalam memastikan peningkatan layanan, keamanan dan keselamatan penggunanya. "Jika kami tidak dapat mengubahnya, kami akan memberikan sanksi yang lebih ketat," katanya.

Sidang juga digunakan oleh Budi untuk menyampaikan instruksi Menteri Perhubungan mengenai sistem rekrutmen Grab yang buruk, Grab dianggap tidak serius.

“Mereka ( Grab ) merekrut orang-orang seperti itu, mereka bahkan tidak memiliki kontak langsung dengan mitra pengemudi mereka. Ini tentu masalah, ”kata Budi. Budi memastikan bahwa ia akan segera menjalin komunikasi terkait sanksi bagi aplikator yang tidak dapat menjamin keamanan dan keselamatan penggunanya.

"Saya yakin, Kementerian Komunikasi dan Informatika akan segera menindaklanjuti pengaduan, termasuk penutupan izin operasi aplikasi," katanya.

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top