0


Jenazah anggota TNI yang menjadi korban kontak senjata dengan KKB (Kelompok kriminal bersenjata) di Yambi, Pratu Makamu dievakuasi ke Makassar untuk di makamkan di kampung halamannya masing-masing, Jumat (18/1).

“Sebelum penerbangan menuju ke Makassar, jenazah Pratu Mukamu dievakuasi dari Yambi ke Timika dengan menggunakan helicopter,” kata Kapendam XVII Cenderawasih Kol Inf Muhamad Aidi kepada Antara di Jayapura, Minggu (20/1).

Aidi mengatakan, korban yang meninggal akibat pendarahan yang di alami nya setelah di tembak di bagian paha. Memang evakuasi tidak bisa langsung di lakukan karena cuaca yang buruk tidak mendukung evakuasi tersebut, sehingga sebelum berhasil di bawa ke Mulia untuk mendapat penanganan di RSUD Mulia korban sudah meninggal karena luka tembak yang mengakibatkan pendarahan yang cukup parah.

Insiden yang di alami korban saat anggota bersama rombongan dari Desa Mulya ke Yambi untuk membawa logistic, namun saat sesampainya di sekitar longsoran KKB melakukan penembakan dari arah ketinggian yang tidak di duga.

Sempat terjadi baku tembak sebelum KKB yang di pimpin Lekagak Telenggen lari ke hutan, ungkap Aidi seraya menambahkan, anggota tidak melakukan pengejaran namun karena lokasi yang sulit menyebabkan anggota kembali dan melakukan penyelidikan di sekitar lokasi tempat KKB melakukan penembakan terhadap kelompoknya.

“Dari hasil penelusuran di TKP di temukan dua magasin beserta isinya, tongkat komando dan dokumen TPN-OPM,”jelas Kol inf Aidi.

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top