0


Polisi terus menyelidiki kasus pengeroyokan yang menimpa fans dan kru band asal Sukabumi, Slowly Project, Rizky (17) dan Dikri (28). Pengeroyokan terjadi di Basement Hotel Part Regis Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (13/1) sekitar pukul 21.35 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Mampang Prapatan Iptu Anton Apriyanto menjelaskan, aksi pengeroyokan tersebut akibat adanya teriakan ‘Viking’ dari fans dan kru Band Slowly Project. Itu lah awal pemicu aksi pengeroyokan sebelum terjadi.

“Kelompok Band ini kayaknya tidak terkenal, tapi kayaknya karena band ini dari sukabumi. Ada yang teriak-teriak ‘Viking..Viking,.mungkin orang Jakarta simpatisan Jak mania atau apa, tapi belum jelas,” katanya saat di konfirmasi, Rabu (16/1).

Saat ini, pihaknya pun tengah memeriksa rekaman CCTV untuk mengidentifikasi para pelaku. Namun, hasil rekaman CCTV yang di proleh polisi masih kurang jelas. Sehingga pihaknya kesulitan untuk melacak para pelaku yang melakukan aksi pengeroyokan.

“ Kita masih blank, dari petunjuk motor harus orang-orang nya,. Wajah-wajah nya saya dapat, tapi ciri wajak ses-Jakarta, se- Indonesia susah,” jelasnya. Sebelumnya, Fans dan Kru bank asal Sukabumi, Slowly yakni (17) dan Dikri (28) menjadi korban pengeroyokan oleh puluhan orang di basement Hotel Park Regis Kemang, Jakarta Selatan. Pengeroyokan iti terjadi pada Minggu (13/1) sekitar pukul 21.35 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Mampang Iptu Anton Apriyanto mengatakan, Rizki mengalami benjol pada bagian kepala, bibir bawah dan lutut sebelah kiri luka. Lalu, Dikri mengalami luka pada bagian kepala belakang dan bibir bawah luka."Pelaku merupakan sekelompok pemuda yang berjumlah 50 orang. Mengeroyok menggunakan helm dan batu," kata Anton saat dihubungi, Rabu (16/1).

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top