0


Olahraga menjadi salah satu solusi masalah kelebihan berat badan. Tak jarang mereka yang berambisi mencapai berat badan ideal kemudian menjalani banyak program olahraga.

Namun, seorang pakar mengatakan bahwa olahraga terlalu banyak justru bisa membuat usahamu tidak efektif. Apa alasannya? Ahli gizi asal Australia. Jessica Sepel menjelaskan, over-exercising atau terlalu banyak olahraga bisa mencegah penurunan berat badan karena kondisi tersebut bisa membuat tubuh berhenti membakar lemak tubuh.

"Dari pengalaman pribadi maupun klinis, olahraga terlalu banyak membawa lebih banyak bahaya terhadap berat badanmu ketimbang kebaikan," tulis Jessica.

Dia menambahkan, ketika kita berolahraga terlalu banyak, level hormon kortisol akan melonjak. Ingatlah bahwa tubuh kita tidak bisa membedakan antara stres normal dan stres karena olahraga. Oleh karena itu, saat kita merasa stres karena berolahraga terus-menerus, level kortisol justru bisa meningkat.

Kortisol tinggi artinya tubuh kita tidak bisa membakar lemak karena tubuh terlalu sibuk untuk menyeimbangkan sistem syaraf parasimpatetik dan simpatetik.

Namun, hal itu bukan berarti kamu harus menghentikan semua aktivitas olahragamu dan hanya duduk menonton televisi sambil minum minuman manis favoritmu. Olahraga tetap dianjurkan, namun secara moderat.

Jessica merekomendasikan perpaduan latihan interval intensitas tinggi (HIIT) dengan olahraga restoratif termasuk yoga, pilates dan jalan kaki. Olahraga semacam ini bisa membantu tidur lebih nyenyak, meningkatkan level energi dan menurunkan berat badan dalam waktu bersamaan.

"Tinggalkan semua rasa bersalah yang kamu rasakan seputar olahraga dan berhenti menekan dirimu sendiri untuk berolahraga intens setiap hari," kata Jessica.

Menurutnya, olahraga moderat bisa berupa latihan 30 menit sehari, bisa pula dua sesi HIIT dalam seminggu dan perbanyak yoga, pilates serta jalan kaki.

Selain itu, tubuh yang beristirahat cukup juga merupakan tubuh yang sehat. Istirahat sangatlah penting untuk dilakukan secara rutin setiap harinya.




Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top