0



Makanan dan juga Minuman manis memanglah enak di lidah. Akan tetapi, sayangnya, kebanyakan mengonsumsi makanan dan juga minuman manis ini bisa berdampak buruk pada angka timbangan berat badan.

Bukan cuman tinggi akan kalorinya, ternyata makanan dan juga minuman manis akan membuat kita menjadi lapar terus dan pada akhirnya kita akan makan lagi. Apa penyebabnya?

Untuk menjawab pertanyaan ini, seorang ahli gizi sekaligus Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, MS pun angkat bicara.

BACA JUGA : Melania Trump Alami Kecelakaan Fashion Ketika Berkunjung ke Malawi

"Ternyata ketika makan (makanan dan minuman) yang mengandung gula, tubuh juga akan menekan hormon leptin. Ketikan hormon leptin itu ditekan, maka sebenarnya dia juga akan menghentikan rasa kenyang yang terdapat di dalam tubuh kita. Sehingga kita seolah-olah rasanya kita akan merasa lapar terus-menerus," papar Prof. Ali Khomsan.

Leptin adalah hormon dalam darah yang akan berjalan menuju otak, yang tugasnya yaitu memberi tahu otak bahwa tubuh sudah mendapatkan nutrisi dan juga sumber energi yang sangat cukup. Dengan kata lain, leptin juga akan berfungsi untuk mengirimkan sinyal kepada otak bahwa kita sudah kenyang.

Itulah mengapa setelah kita makan makanan manis, nantinya perut akan merasa lapar lagi. Prof Ali Khomsan juga mengatakan bahwa hal itulah yang membuat orang menjadi suka ngemil yang semakin banyak.

"Ini karena perut kita seolah-olah tidak ada remnya yang mengatakan bahwa kita sebenarnya sudah cukup kenyang," ujar Prof. Ali Khomsan.

BACA JUGA : Pemandangan Langka, Rusa Putih Tertangkap Kamera Sedang Bersin

Bila ini terus-menerus terjadi, makan ngemil dan makan tanpa henti, akan mengakibatkan resiko obesitas ataupun kegemukan yang bisa menghantui siapa saja. Obesitas sendiri juga sebagai pencetus dari berbagai penyakut kronis. Mulai dari diabetes, penyakit jantung, hingga stroke.

Makanan dan juga Minuman manis ini memang sebaiknya dibatasi. Apalagi kalau kamu sedang menjaga atau ingin menurunkan berat badan. Namun, bukan berarti kamu tidak boleh mengonsumsi makanan ataupun minuman yang mengandung gula sama sekali.

Meghindari gula sepenuhnya justru bisa membaut kita akan ingin makan makanan yang manis sehingga itu akan lebih sulit dalam mengendalikan nafsu makan.

Sebenarnya kuncinya ada pada pedoman gizi yang seimbang. Makanan dan juga Minuman manis masih boleh kita konsumsi, tapi setidaknya hanya sewajarnya saja.

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top