0

JOKOWI MENGKRITIK KEPALA DAERAH ALOKASI ANGGARAN

JOKOWI MENGKRITIK KEPALA DAERAH ALOKASI ANGGARAN
INTERQQ

Presiden Joko "Jokowi" Widodo telah mengkritik gubernur, walikota, dan bupati karena gagal membuat alokasi anggaran progresif dan karena kurangnya keseriusan mereka dalam menghadiri proyek-proyek yang menjadi kepentingan publik.

Jokowi, mantan gubernur Jakarta dan walikota Surakarta, menyarankan bagaimana kepala daerah mengalokasikan anggaran mereka.

"Alokasikan anggaran ekstra [untuk merenovasi pasar tradisional], dan Anda akan meninggalkan warisan yang baik," kata Presiden pada hari Selasa, dalam sebuah pertemuan dengan kepala daerah di Istana Negara.

Dia mengatakan bahwa walaupun anggaran daerah melibatkan dana yang lebih besar hari ini, komposisinya tidak berubah selama ini.

Presiden mengatakan bahwa kepala daerah perlu dipersiapkan untuk mengambil risiko dari dewan legislatif mengenai alokasi anggaran yang diusulkan, karena beberapa anggota dewan mungkin mengharapkan "dana ekstra" dari alokasi yang mereka setujui.

"Setiap komisi di dewan legislatif daerah mungkin meminta beberapa miliaran rupiah, tugas Anda untuk mengendalikannya, jika tidak, berarti Anda tidak cukup kuat," katanya.

Dengan membuat alokasi anggaran yang progresif, Jokowi menambahkan, akan memungkinkan daerah menyelesaikan berbagai proyek infrastruktur mereka dengan lebih cepat.


Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top