0


Daging merah seperti daging kambing, dan sapi, dan domba yang sebenar nya pangan sehat, namun salah satu yang membuat nya menjadi tidak sehat adalah penambahan garam yang berlebihan saat memasak, untuk meningkatkan sebuah cita rasa gurih

Dan menghindari resiko hipertensi karena terlalu banyak garam, kita dapat menggantinya dengan kekayaan rempah nusantara, dokter spesialis Gizi klinik, dr.johanes chandrawinata pernah berkata kepada interqq.info semua rempah dapah menghasilkan

BACA JUGA : RAJA THAILAND MENGECAM PENCALONAN KAKAKNYA SEBAGAI PERDANA MENTERI

Gurih, “ terutama kemiri nya “ ucap johanes, selain memanfaatkan aneka rempah, guru besar departemen Gizi masyarakat institut pertanian bogor [IPB] Profesor Dr Ir Ali Khomsan pernah berkata kalau rasa gurih juga didapat dengan menggunakan lemak

Ali berkata masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan untuk menambahkan garam dalam kudapan yang seharus nya tidak perlu di bubuhkan atau di taburkan, misalnya saja saat membeli kentang goreng, garam juga bisa di taburkan agar rasa kentang menjadi asin

“ jadi kalau dikatakan garam bermanfaat karena untuk iodium yang di inginkan oleh tubuh, itu benar, akan tetapi kita juga harus mewaspadai garam, maka kita harus membiasakan dalam keluarga kita untuk mengkonsumsi garam sewajarnya “ Ucap Ali

BACA JUGA : KAMU TAHU TIDAK KALAU JANTUNG ITU TERNYATA MEMILIKI USIA ?

Batasan untuk kita mengkonsumsi garam per hari yang di butuhkan tubuh itu sekitar 3 – 5 gram lebih dari itu, penggunaan garam perlu kita waspadai, ali juga menganjurkan kepada masyarakat luas untuk lebih terbiasa menghitung jumlah konsumsi garam

Perhitungan itu juga bisa di terapkan terhadap bahan lainnya seperti gula dan minyak. Dalam satu hari tubuh hanya boleh menerima minyak goreng sekitar 25 cc “ kalau ada empat anggota keluarga, sebulan sekitar 3 – 4 liter, kalau bisnis 10 liter “ ucap Ali

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top