0


Presiden Joko WIdodo (Jokowi) mengaku sempat melakukan belusukan secara mendadak ke Tambak Loroh, Semarang. Jawa Tengah. Hal tersebut sampaikan dalam debat Pemilihan Presiden (Capres) putaran ke dua.

Salah satu seorang Nelayan Tambak Loroh Junedi mengatakan, dalam kunjungan yang di lakukan oleh Presiden Jokowi  dia ingin mendengar langsung keluhan dari para nelayan Tambak Loroh. Sehingga nantinya bisa langsung di tindak lanjuti untuk kebutuhan para nelayan.

“Tanya-tanya nelayan gimana permintaannya dimana keadaan nya gimana,”ujar nya saat berbincang dengan Media di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (23/2). Menurut Junedi, para nelayan di sana sangat memerlukan pemecah ombak (break water) kepada Presiden Jokowi secara langsung. Tujuan nya adalah agar ombak yang masuk tidak terlalu tinggi.

Sebab menurut nya, pada musim musim tertentu ombak yang masuk ke dalam tanggul masih sangat tinggi. Hal tersebut mengakibatkan perahu nelayan sering kali naik hingga ke bantaran tanggul. Belum lagi, perahu-perahu nelayan juga berpotensi untuk mengalami benturan satu sama yang lainnya. Hal ini nanti nya bisa merusak perahu para nelayan.

“Harapannya minta tambahan pemecah gelombang. Kalau ada gelombang bisa masuk ke sini 2 meter. Biasanya perahu naik sampai ke atas,”jelasnya. Usulan Junaidi pun ditanggapi positif oleh Presiden Jokowi. Akan tetapi menurutnya, untuk pembangunan pemecah gelombang membutuhkan waktu untuk membangun.

“Pak Jokowi menyanggupi tetapi beliau meminta di berikan waktu, namun janji akan di buatkan,"ucapnya.

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top