0


Kamu sedang terdiam dan merenung, tanpa kamu sadari tiba-tiba keringat mengucur deras di tubuhmu tanpa penyebab jelas. Selain itu, napasmu menjadi pendek-pendek dan detak jantung menjadi semakin tak beraturan.

Terjadinya hal tersebut secara tiba-tiba tentu membuat kamu menjadi gelisah dan takut. Bisa jadi yang tengah kamu alami itu merupakan panic attack atau serangan panik.

BACA JUGA : KETAHUI BEBERAPA MINUMAN YANG BUAT KULIT KERING DAN KULIT CANTIK

Dilansir dari NHS, panic attack adalah sebuah gejala yang menyerang secara fisik dan psikologis. Gejala ini dapat terjadi secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas dan membuat orang yang mengalaminya sangat ketakutan. Serangan panic attack ini biasanya terjadi selama 5 hingga 20 menit dan membuat kamu yang terkena sangat ketakutan walaupun sebenarnya serangan ini tidak berbahaya.

Biasanya perasaan yang terjadi pada serangan ini akan membuat seseorang menjadi sangat ketakutan dan semakin cemas bahwa dia menderita sebuah penyakit parah. Namun gejala ini sama sekali tidak berakibat pada kondisi fisik dan hanya merupakan gejala psikologis yang menyerang seseorang. Selain itu muncul rasa seolah jiwa melayang dari tubuh dan juga rasa tidak sadarkan diri.

Kondisi fisik yang terjadi karena serangan panic attack ini muncul sebab rasa ingin melawan atau melarikan diri dari sesuatu yang dirasa sebagai ancaman atau ditakuti. Ketika dalam kondisi tersebut, tubuh menjadi mengambil lebih banyak oksigen sehingga napas menjadi lebih cepat dan pendek.

Selain itu, tubuh juga melepaskan hormon adrenalin yang membuat detak jantung menjadi cepat dan tidak beraturan serta otot di seluruh tubuh menjadi tegang. Hal ini lah yang menyebabkan kesadaran menjadi sedikit berkurang dan tubuh serasa melayang.

BACA JUGA : NAFAS KAMU BAU WALAUPUN SUDAH SIKAT GIGI SETIAP HARI ? CURIGAI PENYAKIT INI

Panic attack sebenarnya adalah sebuah gejala psikologis semata, namun ketidakmampuan dalam menguasai diri dapat membuatnya seolah penyakit yang berbahaya. Cara mengatasi ketika terjadi panic attack adalah dengan mengatur napas dan menenangkan pikiran. Selain itu gejala ini tidak akan terjadi jika kamu dalam kondisi psikologi yang normal dan tidak tertekan.

Pastikan kamu dalam kondisi psikologis yang baik dan senantiasa gembira untuk mencegah munculnya serangan panik ini.

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top