0


Presiden Joko Widodo menyatakan penyampaian nya soal kepemilikan lahan milik calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto di Aceh Tengah dan Kalimantan Timur bukan untuk mempermasalahkan nya. Dia mempermasalahkan apakah itu di dapat legal atau illegal.

"Saya hanya menyampaikan kan bahwa ada kepemilikan sejumlah itu. Enggak memasalahkan itu ilegal atau itu enggak. Enggak ada. Jangan ditarik ke mana-mana," kata Jokowi usai memberikan pembekalan saksi di Hotel El Royale, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (21/2).

Menurut Jokowi, dalam debat capre kedua kemarin dirinya tak menyebut lahan yang dipegang Prabowo itu bermasalah. Calon presiden nomor 01 itu mengaku hanya merespons pernyataan Prabowo yang menyebut program pembagian sertifikat tanah tak bermanfaat lantaran tanah-tanah akan habis."Memang tidak ada masalah. apa saya pernah bilang masalah? Enggak kok," cetusnya.

"Saya itu menyampaikan, ya Pak Prabowo kan memyampaikan bahwa pembagian sertifikat itu tidak bermanfaat karena nanti kan tanah-tanah akan habis. Kan gitu," kata Jokowi menambahkan. Jokowi mengatakan dirinya memang telah menerapkan program pembagian sertifikat serta perhutanan sosial bagi masyarakat.

Menurutnya, dalam program perhutanan sosial, masyarakat ada yang mendapat lahan dengan luas bervariasi, mulai dari 1 hektare dan 2 hektare. Sementara itu untuk masyarakat adat mereka bisa mengelola lahan mulai dari 800 hektare sampai 2 ribu hektare."Itu kecil-kecil memang, ada yang dua hektare, memang kecil-kecil," ujarnya.

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top