0


Kondisi wilayah perkotaan yang tinggi dengan polusi udara menyebabkan kondisi mata seringkali menjadi kotor bahkan bisa menyebabkan iritasi pada mata. Namun terlalu sering membersih mata lebih baik menggunakan tisu, sapu tangan, maupun obat tetes mata juga bukan merupakan pilihan yang baik untuk kesehatan mata. Karena dapat menyebabkan munculnya infeksi pada mata.

“Polusi dan paparan sinar UV bisa menyebabkan stress oksidatif. Dan stress oksidatif bisa menjadi salah satu pemicu glaukoma,”tutur Emma Rusmayani, spesialis mata di Spumante, Jakarta Pusat. Kita sering kali berpaparan dengan polusi yang dapat membuat mata menjadi infeksi, bahkan bisa meradang. Sedangkan, sering terinfeksi merupakan salah satu pemicu glaukoma,”tutur Emma Rusmayani, spesialis mata di Spumante, Jakarta Pusat.

Sering kali berpaparan dengan polusi bisa membuat mata sering mengalami iritasi, bahkan bisa meradang, sedangkan sering meradang merupakan salah satu indikasi glaukoma sekunder. Yang dapat memperparah kondisinya adalah terlalu sering menggunakan obat tetes mata. Terutama yang mengandung steroid.

“Sering kali menggunakan obat tetes juga merupakan keputusan yang tidak baik untuk kesehatan mata. Karena beberapa penggunaan beberapa kali saja harusnya sudah cukup. Jika cara penggunaan yang berlebihan, apalagi lebih dari dua minggu dan mengandung steroid, bisa mengganggu tekanan bola mata serta menyebabkan glaukoma,”jelas Emma.

Walau bisa jadi pemicu, potensi risikonya tidak begitu besar. Namun tetap penting untuk melakukan pencegahan dan deteksi dini terhadap glaukoma.”Glaukoma merupakan pencuri penglihatan ke dua di dunia setelah katarak. Dan seringkali di derita tanpa gejala. Jadi, perlu dilakukan screening dan medical check up secara rutin. Terutama kalau orang tua atau saudara kandung menderita glaukoma,”ucapnya.

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top