0

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pemerintah siap membubarkan organisasi masyarakat (Ormas) anti-Pancasila bila itu untuk kepentingan menjaga keamanan negara, menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

Hal ini ditegaskan Presiden Jokowi kepada wartawan terkair rencana Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Wiranto yang akan membubarkan Ormas anti-Pancasila. “Kita ini berada di negara yang berdemokrasi. Di negara demokrasi ini silakan sampaikan pendapat. Silakan bila ingin demo. Dan harus ingat ada aturan yang harus di jalankan dalam demo, Agar tidak mengganggu orang lain dan harus bisa menjaga ketertiban keamanan kota maupun negara indonesia. Kalau mengganggu, itu yang saya kira hendak dilakukan sesuatu oleh Menkopolhukam,” tegas

Presiden Jokowi, seusai menghadiri pembukaan Musyawarah Kerja Nasional I dan Halaqoh Ekonomi Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin Tahun 2017 di Jakarta Selatan,Dalam kesempatan itu Presiden berharap permasalahan ini tidak sampai menghabiskan energi yang semestinya dapat digunakan untuk hal-hal yang lebih produktif. Namun, Jokowi widodo ingin memastikan bahwa Menkopolhukam itu bersihi untuk penegakan keamanan dan ketertiban.

Jangan sampai energi kita habis untuk urusan-urusan yang tidak produktif. Apa akan terus kita ulang-ulang seperti ini? Tidak. Saya sampaikan ini, tidak! Jadi kalau ada gerakan yang berpotensi mengganggu keamanan itulah yang akan dilakukan nantinya oleh Menkopolhukam,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Menjawab pertanyaan jurnalis mengenai payung hukum pembubaran Ormas anti-Pancasila, Presiden menjelaskan Menkopolhukam yang akan menjabarkannya. “Kita tunggu saja,

Post a Comment

Note: only a member of this blog may post a comment.

 
Top